Rumah > Blog

Sinergi Indonesia-China: BPOM dan Badan Pengawas Obat dan Makanan Guangxi Luncurkan Kemitraan Strategis di Bidang Farmasi

Sinergi Indonesia-China: BPOM dan Badan Pengawas Obat dan Makanan Guangxi Luncurkan Kemitraan Strategis di Bidang Farmasi

Nurmia Dwi Agustina, SE, MBA
19 Januari 2026

Isi

Kolaborasi terbaru antara Badan Pengawas Obat dan Makanan Nasional (BPOM) Indonesia dan Badan Pengawas Obat dan Makanan Guangxi menandai tonggak penting dalam registrasi BPOM bagi perusahaan farmasi Tiongkok yang mencari jalur masuk terstruktur dan sesuai peraturan ke pasar Indonesia.

Kemitraan ini menandai tingkat keterlibatan regulasi yang lebih dalam antara kedua negara, mencerminkan keterbukaan Indonesia yang semakin meningkat terhadap kerja sama internasional sambil tetap menjaga pengamanan kesehatan nasional yang ketat.

Bagi para produsen Tiongkok, perkembangan ini lebih dari sekadar isyarat diplomatik. Ini merupakan sinyal strategis bahwa Indonesia secara aktif menyempurnakan ekosistem regulasinya untuk mengakomodasi perdagangan farmasi lintas batas, asalkan produk tersebut memenuhi persyaratan keamanan, kualitas, dan kepatuhan BPOM.

“Gerbang” bagi Inovasi Tiongkok dan Bahan Baku Indonesia

Kemitraan ini berfokus pada menjadikan Guangxi—yang ditetapkan sebagai “gerbang” kerja sama Tiongkok-ASEAN—sebagai pusat utama untuk penyelarasan regulasi. Bagi bisnis, ini berarti jalur yang lebih efisien untuk:

  • Farmasi & Kosmetik: Memfasilitasi masuknya produk kesehatan Tiongkok ke Indonesia sekaligus memastikan produk tersebut memenuhi standar nasional BPOM yang ketat.
  • Pengobatan Tradisional (TCM & Jamu): Meningkatkan ekspor bahan baku tradisional Indonesia berkualitas tinggi ke Tiongkok sekaligus mengembangkan Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM) berbasis bukti dan produk Indonesia. Jamu.
  • Uji Klinis & Penelitian: Meluncurkan proyek penelitian bersama, pertukaran ahli, dan uji klinis kolaboratif untuk mempercepat pengembangan produk.

Apa Arti Kemitraan Ini bagi Registrasi BPOM untuk Perusahaan Farmasi Tiongkok?

Bagi produsen farmasi Tiongkok, kerja sama regulasi tidak menghilangkan kewajiban kepatuhan, tetapi membentuk kembali cara pendaftaran BPOM (British Pharmaceutical Organization) untuk perusahaan farmasi Tiongkok seharusnya dilakukan.

Implikasi utamanya meliputi:

  • Dialog regulasi yang lebih baik: Pertukaran informasi yang lebih luas membantu produsen Tiongkok mengantisipasi persyaratan BPOM lebih awal pada tahap pengembangan dan pengajuan produk.
  • Sinyal regulasi yang lebih jelas: Meskipun BPOM mempertahankan otoritas kedaulatannya, diskusi penyelarasan mengurangi salah tafsir dokumentasi dan standar teknis.
  • Ekspektasi yang lebih tinggi terhadap kesiapan.: Kerja sama meningkatkan standar. Para produsen diharapkan untuk menyerahkan berkas yang terstruktur dengan baik dan selaras dengan format BPOM serta logika regulasi Indonesia.

Dalam praktiknya, ini berarti perusahaan-perusahaan Tiongkok masih harus menyiapkan dokumentasi teknis lengkap, data keamanan, dan bukti kepatuhan, tetapi dengan pemahaman yang lebih jelas tentang bagaimana BPOM mengevaluasi produk farmasi asing.

5 Kolaborasi Kunci yang Akan Membentuk Pasar

Perjanjian tersebut menguraikan lima alur kerja spesifik yang akan berdampak pada importir dan produsen:

  1. Akses Pasar yang Difasilitasi: Menyederhanakan proses registrasi untuk produk farmasi dan kosmetik yang berbasis di Guangxi melalui dialog regulasi yang lebih erat.
  2. Optimasi Ekspor: Meningkatkan arus masuk bahan-bahan herbal Indonesia ke pasar kesehatan Tiongkok yang sangat besar.
  3. Pertukaran Ilmiah: Partisipasi Indonesia dalam program Ilmuwan Muda Berprestasi ASEAN.
  4. Kepemimpinan Regional: Peran aktif BPOM dalam KTT Kerja Sama Farmasi China-ASEAN 2026.
  5. Penyelarasan Standar: Peta jalan bersama untuk menyelaraskan Praktik Manufaktur yang Baik (GMP) dan bergerak maju menuju PIC/S (Skema Kerja Sama Inspeksi Farmasi) standar.

Registrasi BPOM untuk Produk-Produk Tiongkok: Peluang dengan Tanggung Jawab

Kemitraan ini juga menyoroti realitas yang lebih luas: pendaftaran BPOM untuk produk-produk Tiongkok semakin mudah diakses, tetapi tidak semakin longgar. Indonesia terus memberlakukan:

  • aturan klasifikasi produk yang ketat,
  • Perwakilan lokal wajib,
  • struktur perizinan yang terkait dengan entitas lokal,
  • Pengawasan pasca-pemasaran dan pemantauan kepatuhan.

Oleh karena itu, produsen Tiongkok yang memasuki Indonesia harus memperlakukan kepatuhan terhadap peraturan sebagai investasi strategis, bukan sebagai hambatan prosedural.

Produk yang sejak awal selaras dengan harapan BPOM lebih mungkin mencapai jangka waktu persetujuan yang dapat diprediksi dan akses pasar yang berkelanjutan.

Keunggulan Regulasi: Mengapa Bimbingan Pakar Sangat Penting

Meskipun kemitraan ini membuka pintu, hal ini tidak menurunkan standar. Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menekankan bahwa meskipun BPOM mendukung ketersediaan pasar, “Perlindungan kesehatan masyarakat dan kepatuhan terhadap peraturan tetap menjadi prioritas utama.”

Perusahaan-perusahaan Tiongkok yang memasuki Indonesia masih harus menghadapi kompleksitas berikut:

  • Pendaftaran Standar Nasional: Menyelaraskan berkas teknis dengan persyaratan khusus BPOM.
  • Ketentuan Halal: Memenuhi tenggat waktu Oktober 2026 untuk sertifikasi Halal wajib.
  • Izin Distribusi Lokal (NIE): Memperoleh hak legal untuk menjual dan mendistribusikan di Indonesia.

Jembatan Anda Menuju Pasar Indonesia: Registrasi Produk Indonesia

Seiring dengan semakin eratnya hubungan Indonesia-Tiongkok, kebutuhan akan mitra regulasi lokal menjadi semakin besar. Registrasi Produk Indonesia, Kami bertindak sebagai "perwakilan lapangan" bagi perusahaan internasional yang ingin memanfaatkan perjanjian bilateral baru ini.

Layanan Khusus Kami untuk Koridor China-Indonesia:

  • Dukungan Regulasi Dwibahasa: Menjembatani kesenjangan komunikasi antara produsen Tiongkok dan otoritas Indonesia.
  • Pendaftaran BPOM yang Dipercepat: Memanfaatkan pemahaman mendalam kami tentang sinergi GXMPA-BPOM yang baru untuk memastikan berkas Anda sesuai sejak hari pertama.
  • Strategi Masuk Pasar: Membantu Anda mengidentifikasi Kode HS dan jalur regulasi yang tepat untuk produk farmasi, kosmetik, dan suplemen kesehatan.
  • Kesiapan GMP & PIC/S: Membantu pabrik-pabrik untuk menyesuaikan diri dengan standar internasional yang kini dipromosikan oleh kedua lembaga tersebut.

Kolaborasi BPOM–Guangxi Ini menandai babak baru dalam kerja sama regulasi farmasi Indonesia-Tiongkok, menawarkan produsen Tiongkok visibilitas yang lebih jelas mengenai arah regulasi Indonesia. Namun, peluang datang dengan tanggung jawab.

Pendaftaran BPOM untuk perusahaan farmasi Tiongkok tetap merupakan proses terstruktur dan berbasis bukti yang memberikan penghargaan atas kesiapan, akurasi, dan kecerdasan regulasi.

Para produsen yang melakukan penyesuaian sejak dini, menghormati perlindungan lokal BPOM, dan terlibat secara strategis dengan ekosistem regulasi Indonesia akan berada pada posisi terbaik untuk mengubah kerja sama menjadi kesuksesan pasar jangka panjang.

Dapatkan pembaruan pendaftaran produk terbaru.
Langganan buletin

Formulir Permintaan

Tim kami siap mendiskusikan kebutuhan bisnis Anda dan menjawab pertanyaan apa pun yang mungkin Anda miliki. Isi formulir pertanyaan kami, dan kami akan merespons dalam satu hari kerja.

Formulir Kontak
Kirimkan dengan email perusahaan Anda untuk respons yang lebih cepat dan penanganan prioritas.

Cara lain untuk menghubungi kami.

Artikel Terkait
Ancaman Tersembunyi: Menavigasi Batasan Logam Berat dalam Obat-obatan Alami Indonesia
Memastikan Keamanan: Memahami Enterobacteriaceae Patogen dalam Obat-obatan Alami
Prakiraan Pasar Produk Halal Global: Melonjak hingga USD 4,5 Triliun pada tahun 2033
Ancaman Tersembunyi: Menavigasi Batasan Logam Berat dalam Obat-obatan Alami Indonesia
Memastikan Keamanan: Memahami Enterobacteriaceae Patogen dalam Obat-obatan Alami
Ancaman Tersembunyi: Menavigasi Batasan Logam Berat dalam Obat-obatan Alami Indonesia