Registrasi Alat Kesehatan di Indonesia

Memasuki pasar alat kesehatan Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar kesiapan teknis. Layanan registrasi alat kesehatan kami di Indonesia mendukung produsen asing dalam hal klasifikasi, AKL, perizinan distribusi IDAK, sertifikasi CDAKB, persiapan dokumen, dan pengajuan ke Kementerian Kesehatan, sehingga alat kesehatan Anda terdaftar secara legal dan siap dipasarkan.

Kami memberi tahu Anda berapa biaya yang akan Anda bayarkan dan berapa lama setiap tahapan berlangsung sejak percakapan pertama, sehingga tidak ada biaya tak terduga di tengah jalan.

Sudahkah Anda Memiliki Berkas Teknis?

Kirimkan produk dan dokumen yang tersedia. Kami akan menilai tiga hal sebelum Anda berkomitmen:

Pengalaman 15+ Tahun

Pengalaman di bidang regulasi dan perizinan di Indonesia.

Penetapan Harga yang Transparan & Akurat

Menghitung jumlah SKU secara akurat dan memastikan klasifikasi yang tepat.

Akses Pasar Lokal

Memiliki jaringan dan koneksi di sektor layanan kesehatan lokal.

Dukungan AKL, IDAK & CDAKB untuk produsen alat kesehatan asing.

Dukungan bagi produsen asing yang memasuki Indonesia dengan alat kesehatan dan peralatan khusus seperti alat kesehatan radiasi. 

Izin Edar Alkes (IDAK)

Kami mendukung pendirian dan persetujuan distributor alat kesehatan berlisensi (registrasi IDAK) sesuai dengan persyaratan Kementerian Kesehatan. Lisensi distribusi alat kesehatan ini merupakan prasyarat untuk mengimpor dan mendistribusikan produk terdaftar. 

Termasuk

Sertifikat Distribusi Alkes yang Baik (CDAKB)

Kami menyiapkan dan menyelaraskan sistem mutu, SOP, dan kesiapan fasilitas untuk memenuhi standar Praktik Distribusi yang Baik (Good Distribution Practice) untuk perangkat medis.

Termasuk

Pendaftaran Alat Kesehatan ke Kementerian Kesehatan

Kami mengelola klasifikasi produk, persiapan dan pengajuan berkas untuk semua kelas perangkat, kemudian menangani permintaan klarifikasi hingga disetujui.

Termasuk

Layanan Pemegang Lisensi untuk Perangkat Medis

Kami bertindak sebagai pemegang lisensi resmi Anda di Kementerian Kesehatan, memenuhi persyaratan perwakilan wajib di negara tersebut. Peran ini juga dikenal sebagai Perwakilan Resmi Lokal (LAR) atau pemegang Izin Pemasaran (MA): entitas lokal yang memegang registrasi produk Anda, sehingga Anda tidak perlu mendirikan perusahaan Indonesia sendiri terlebih dahulu.

Termasuk

Registrasi Diagnostik In Vitro (IVD)

Produk IVD mungkin memerlukan penilaian regulasi yang berbeda serta dokumentasi kinerja dan teknis tambahan. Kami mendukung klasifikasi IVD, peninjauan dokumen, persiapan berkas teknis, pengajuan ke Kementerian Kesehatan, dan manajemen klarifikasi.

Jalur yang Dapat Diprediksi dari Penilaian Produk hingga Masuk Pasar

pendaftaran idak

Tinjauan Klasifikasi & Lingkup

Tinjau nama produk, tujuan penggunaan, varian, dan kategori perangkat yang berlaku untuk menentukan jalur pendaftaran.

Analisis Kesenjangan Dokumen

Periksa dokumen yang tersedia dan identifikasi informasi yang hilang, tidak konsisten, atau berpotensi bermasalah sebelum pengajuan.

Berkas & Pengajuan

Mengkoordinasikan dokumen administratif dan teknis serta mengelola pengajuan ke Kementerian Kesehatan melalui sistem yang relevan.

Evaluasi & Persetujuan

Memantau tinjauan, mengoordinasikan tanggapan klarifikasi, dan mendukung proses melalui penerbitan persetujuan yang relevan.

Tidak yakin bagaimana perangkat Anda diklasifikasikan?

Lakukan pengecekan cepat sebelum langkah 01, lalu bawa hasilnya ke konsultasi Anda.

Pertanyaan-pertanyaan yang Pertama Kali Diajukan oleh Produsen Asing

Apakah Kita Membutuhkan Perusahaan Indonesia?

Tidak, tidak harus. Dengan Layanan Pemegang Lisensi Perangkat Medis kami, kami memegang registrasi secara lokal atas nama Anda, sehingga Anda dapat memasuki pasar tanpa harus mendirikan entitas sendiri terlebih dahulu.

Bisakah Anda memeriksa dokumen kami terlebih dahulu?

Ya. Kami akan meninjau berkas Anda terlebih dahulu sehingga informasi yang hilang atau tidak konsisten dapat diperbaiki sebelum pengajuan, yang mengurangi proses bolak-balik yang tidak perlu.

Apakah Harga dan Jangka Waktu Akan Jelas?

Ya. Kami memisahkan biaya pemerintah dari biaya layanan profesional, dan waktu peninjauan peraturan dari waktu persiapan dan klarifikasi.

Pahami Aturannya Sebelum Anda Mengajukan Permohonan

Regulasi alat kesehatan Indonesia, pelabelan, pengelompokan produk, dan proses persetujuan: empat topik yang pertama kali diteliti oleh produsen asing. Jawaban detailnya ada di FAQ di bawah ini.

klasifikasi perangkat

01

Peraturan dan Regulator

Kementerian Kesehatan Indonesia mengatur alat kesehatan melalui kerangka kerja berbasis risiko. Kami mengkonfirmasi peraturan yang berlaku saat kami menyiapkan permohonan Anda.

proses cdakb

02

Persyaratan Pelabelan

Label dan petunjuk penggunaan harus memenuhi persyaratan Indonesia dan sesuai dengan berkas registrasi Anda. Kami menyertakan pelabelan dalam tinjauan dokumen kami.
klasifikasi SKU

03

Pengelompokan dan Lingkup SKU

Cara pengelompokan model, varian, ukuran, dan aksesori Anda menentukan berapa banyak pendaftaran yang Anda perlukan.

klasifikasi SKU

04

Proses Persetujuan

Empat tahapan dari klasifikasi hingga persetujuan. Waktu peninjauan bergantung pada kelas perangkat.

Tiga Hal yang Dapat Memperlambat Proses Pendaftaran Anda

01

Klasifikasi atau Lingkup SKU Alat Kesehatan Indonesia yang Tidak Tepat

Klasifikasi internasional tidak secara otomatis menentukan jalur di Indonesia. Pengelompokan yang salah di banyak SKU akan menciptakan aplikasi, biaya, dan siklus peninjauan yang tidak perlu.

Solusi kami: Kami meninjau portofolio Anda, tujuan penggunaan, dan ruang lingkup produk terlebih dahulu, sehingga strategi klasifikasi dan registrasi akurat sebelum anggaran dialokasikan.

02

Dokumen Tidak Lengkap atau Tidak Konsisten

Para produsen seringkali memiliki dokumentasi yang ekstensif. Masalahnya adalah ketidaksesuaian antara dokumen produsen, produk, fasilitas, dan otorisasi, yang memicu permintaan klarifikasi.

Solusi kami: Kami menjalankan analisis kesenjangan dokumen yang terstruktur dan memberi Anda daftar periksa yang jelas sebelum pengajuan, kemudian menindaklanjuti secara proaktif menggunakan SOP dokumen yang telah ditentukan.

03

Kesenjangan Distribusi dan Representasi Lokal

Produk yang siap diekspor tetap membutuhkan struktur masuk pasar Indonesia, terutama untuk produk khusus seperti alat medis radiasi.

Solusi kami: Product Registration Indonesia dapat menjadi mitra pemegang lisensi Anda untuk memasuki pasar Indonesia. Kami juga memiliki jaringan di bidang perawatan kesehatan dan perangkat medis radiasi, yang membantu Anda menjangkau pasar dengan lebih mudah.

Perencanaan yang Transparan Sebelum Anda Berkomitmen

Biaya proyek Anda bergantung pada jumlah produk, klasifikasi, kesiapan dokumentasi, dan struktur perizinan lokal. Kami akan menjelaskan setiap komponennya di awal.

distribusi alat medis

Biaya pemerintah

Biaya PNBP bergantung pada jenis permohonan dan ditampilkan secara terpisah dari biaya kami.

Biaya layanan profesional

Harga yang tertera sudah dievaluasi berdasarkan portofolio, tanpa biaya tersembunyi yang ditambahkan kemudian.

Pendaftaran massal

Ketentuan pembayaran yang fleksibel mungkin berlaku jika Anda mendaftarkan banyak SKU sekaligus.

Lingkup teknis tambahan

Dikutip secara terpisah dan hanya jika berlaku untuk produk Anda.

Tarif pemerintah dapat berubah. Biaya PNBP dan pihak ketiga yang berlaku akan dikonfirmasi ulang pada saat penugasan dan saat pengajuan. Waktu peninjauan pemerintah bukanlah jaminan durasi proyek dari awal hingga akhir.

Akurasi Regulasi Lebih Penting Daripada Layanan Registrasi Generik

Memasuki pasar perangkat medis membutuhkan interpretasi peraturan terkini, pengendalian dokumen, dan pelaksanaan lokal, bukan hanya pengisian formulir.

Kerangka Regulasi Saat Ini

Kami menilai persyaratan Indonesia yang berlaku saat permohonan Anda disiapkan.

Konsistensi Dokumen

Dokumen-dokumen dari produsen, produk, fasilitas, dan otorisasi perlu menceritakan satu narasi regulasi yang koheren.

SOP Terstruktur

Daftar periksa dokumen yang jelas dan tindak lanjut proaktif mengurangi bolak-balik yang tidak perlu dengan tim regulasi Anda.

Keterlibatan yang Transparan

Biaya pemerintah, biaya profesional, dan biaya tambahan dipisahkan, sehingga tidak ada biaya tersembunyi.

Proses Masuk Pasar Indonesia Anda Tidak Berakhir Hanya dengan Persetujuan

Registrasi seringkali menjadi tonggak regulasi pertama. Kami dapat mendukung langkah selanjutnya seiring perkembangan strategi Anda di Indonesia.

Pemilihan Distributor

Menilai distributor Indonesia berdasarkan kesesuaian komersial, kategori produk, dan persyaratan peraturan.

Bantuan Ekspor & Impor

Mengkoordinasikan dokumentasi terkait impor dan persyaratan masuk pasar untuk produk yang telah disetujui.

Perangkat Medis Radiasi

Mendukung pertimbangan tambahan terkait regulasi dan kesiapan distribusi lokal untuk produk-produk khusus.

Pendaftaran Perusahaan

Dirikan badan usaha Indonesia Anda sendiri ketika Anda siap untuk beralih dari struktur pihak ketiga.

distribusi alat medis

Formulir Permintaan

Tim kami siap mendiskusikan kebutuhan bisnis Anda dan menjawab pertanyaan apa pun yang mungkin Anda miliki. Isi formulir pertanyaan kami, dan kami akan merespons dalam satu hari kerja.

Formulir Kontak
Kirimkan dengan email perusahaan Anda untuk respons yang lebih cepat dan penanganan prioritas.

Cara lain untuk menghubungi kami.

 Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Registrasi alat kesehatan di Indonesia pada dasarnya membutuhkan tiga set dokumen administratif: dokumen registrasi dari negara lain, Sertifikat Penjualan Bebas (CFS) atau bukti yang setara, dan dokumen fasilitas produksi, yang merupakan kendala paling umum. Persyaratan teknis mengikuti praktik internasional, dan dokumentasi manajemen mutu produsen, label berbahasa Indonesia, dan informasi produk juga ditinjau. Daftar periksa yang tepat bergantung pada produk dan klasifikasinya.

Tidak. Tanda CE tidak boleh dianggap wajib untuk setiap alat kesehatan yang terdaftar di Indonesia. Apakah bukti terkait CE berlaku atau tidak bergantung pada produk dan dokumentasi kesesuaian yang digunakan dalam berkas pendaftaran.

Indonesia mengklasifikasikan alat kesehatan ke dalam Kelas A, B, C, atau D berdasarkan risiko, dan kelas tersebut menentukan jalur registrasi, kedalaman dokumentasi, dan jangka waktu peninjauan. Klasifikasi dinilai dari tujuan penggunaan, karakteristik teknis, cara kerja, dan kriteria yang berlaku. Kesalahan klasifikasi merupakan penyebab umum penolakan, sehingga seluruh portofolio produk harus ditinjau terlebih dahulu.

Indonesia mengatur produk IVD di bawah kerangka kerja berbasis risiko Kementerian Kesehatan yang sama seperti perangkat medis lainnya, dan seringkali diperlukan dokumentasi kinerja dan teknis tambahan. Klasifikasi, tujuan penggunaan, dan dokumen yang dibutuhkan dinilai per produk, dan importir serta distributor memerlukan lisensi yang relevan sebelum produk IVD dapat diimpor atau dijual.

Label dan petunjuk penggunaan alat kesehatan dan IVD di Indonesia harus memenuhi persyaratan lokal, termasuk pelabelan dalam Bahasa Indonesia, dan harus konsisten dengan informasi produk dalam berkas registrasi. Pelabelan diperiksa bersama dengan dokumen lainnya sehingga ketidaksesuaian dikoreksi sebelum pengajuan.

Persetujuan alat kesehatan di Indonesia mengikuti empat tahap: klasifikasi dan peninjauan ruang lingkup, analisis kesenjangan dokumen, pengajuan berkas ke Kementerian Kesehatan, kemudian evaluasi dan persetujuan. Jangka waktu penerbitan yang dipublikasikan adalah 21 hari untuk Kelas A, 36 hari untuk Kelas B dan C, dan 55 hari untuk Kelas D, tidak termasuk waktu persiapan dan klarifikasi. IDAK dan CDAKB merupakan prasyarat untuk impor dan distribusi produk terdaftar.

IDAK Radiasi adalah istilah yang digunakan untuk lisensi distribusi IDAK yang dibutuhkan untuk mendistribusikan alat medis radiasi di Indonesia. Alat pemancar radiasi dapat memerlukan persyaratan spesialis tambahan di luar registrasi standar, sehingga perizinan dan registrasi harus direncanakan bersama. Product Registration Indonesia mendukung keduanya. COO kami, Dr. Hussein H. Mashhour, MD, memiliki sertifikasi di bidang alat medis radiasi, dan jaringan kami di sektor ini membantu mengkoordinasikan persyaratan spesialis tersebut.

Setelah terdaftar di Indonesia, persetujuan berlaku untuk jangka waktu terbatas dan harus diperbarui. Kewajiban pasca-pemasaran, perubahan spesifikasi produk, dan pembaruan distributor juga harus dilaporkan. Dukungan kepatuhan dan perpanjangan berkelanjutan tersedia.

Kepemimpinan Regulasi Strategis

dr hussein img 2

Dr. Hussein H. Mashhour, MD

Kepala Operasional, Registrasi Produk Indonesia

Dr. Hussein H. Mashhour, MD, memiliki pengalaman lebih dari satu dekade dalam pendaftaran dan perizinan produk di berbagai sektor yang diatur di Indonesia. Perannya meliputi pengawasan proses operasional dan regulasi untuk perusahaan internasional yang ingin memasuki pasar Indonesia.

Pengalamannya mencakup suplemen kesehatan, kosmetik, alat kesehatan, makanan dan minuman, serta kategori produk teregulasi lainnya.

Jelajahi wawasan terbaru
Registrasi Suplemen Probiotik BPOM di Indonesia: Persyaratan Strain, CFU, dan Klaim
Registrasi Pangan BPOM untuk Produk Kering, Bubuk, dan Instan: Pertanyaan Kategori yang Menentukan Jalur Anda
Penilaian Probiotik PerBPOM 17/2025: Apa yang Harus Dibuktikan oleh Dokumen Probiotik Sesuai Pedoman Baru
Registrasi Suplemen Probiotik BPOM di Indonesia: Persyaratan Strain, CFU, dan Klaim
Registrasi Pangan BPOM untuk Produk Kering, Bubuk, dan Instan: Pertanyaan Kategori yang Menentukan Jalur Anda
Registrasi Suplemen Probiotik BPOM di Indonesia: Persyaratan Strain, CFU, dan Klaim

Unduh melalui Email

Masukkan email Anda untuk mendapatkan dokumen yang dikirim ke kotak masuk Anda.

Formulir prospek dokumen