Setiap kali Indonesia menggeser tanggal halal, reaksi-reaksi pun datang hampir sesuai jadwal: “jadi dibatalkan”, “jadi semuanya digeser bersamaan”, dan “jadi kita bisa menundanya”. Ketika berita tentang tenggat waktu halal Indonesia 2028 muncul pada 16 Oktober, ketiga reaksi tersebut kembali muncul. Menurut pengalaman kami, masing-masing merupakan kesalahan.
Yang membuat hal itu menarik adalah karena masing-masing mengandung sedikit kebenaran. Beberapa tanggal memang bergeser, tetapi tidak semuanya, dan tidak ada kewajiban yang hilang. Perpanjangan tersebut mengubah kapan produk-produk tertentu harus disertifikasi, bukan apakah sertifikasi halal berlaku untuk produk tersebut.
Jika Anda mengimpor, memproduksi, mendistribusikan, atau menjual makanan, minuman, kosmetik, atau suplemen di Indonesia, panduan ini cocok untuk Anda. Panduan ini menjelaskan produk mana yang mendapat tambahan waktu, mana yang tidak, dan bagaimana memanfaatkan bulan-bulan tambahan tersebut tanpa harus mengantre panjang di kemudian hari.
Satu poin yang paling penting dalam proses ini. Berdasarkan pengalaman kami, bagian paling lambat dari berkas halal jarang sekali adalah peninjauan oleh Badan Penyelenggara Penjaminan Produk Halal (Halal Product Assurance Organizing Agency).BPJPH). Pengumpulan dokumen halal pemasok bergantung pada pihak ketiga dan mengabaikan tenggat waktu pemerintah.
Apa Batas Waktu Halal di Indonesia Tahun 2028?
Batas waktu halal Indonesia 2028 adalah perpanjangan periode tahapan wajib sertifikasi halal. Pemerintah memperpanjangnya dengan mengubah Peraturan Pemerintah (PP) No. 42 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Sektor Penjaminan Produk Halal, yang diumumkan pada Siaran Pers HM.02.04/361/SET.M.EKON.3/10/2026 dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Untuk beberapa kelompok, kewajiban tersebut jatuh tempo sejak 18 Oktober 2026. Kelompok-kelompok tersebut kini memiliki waktu hingga 17 Oktober 2028. Dasar hukumnya tetap tidak berubah: Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, sebagaimana diubah oleh Undang-Undang No. 6 Tahun 2023.
Produk apa saja yang masuk dalam daftar produk halal Indonesia tahun 2028?
Tabel tersebut merangkum setiap kelompok yang terdampak dan dasar hukumnya. Tanggal-tanggal tersebut mengikuti pengumuman Pemerintah, jadi teks peraturan amandemen itu sendiri harus dikonfirmasi sebelum siapa pun mengandalkannya.
| Grup produk | Dasar hukum | Tanggal baru |
|---|---|---|
| Layanan makanan, minuman, dan produk hasil penyembelihan, kecuali layanan penyembelihan. | Pasal 160, merujuk pada rencana amandemen PP 42/2024 yang diumumkan dalam Siaran Pers Resmi Pemerintah. Peraturan amandemen formal saat ini masih menunggu pengesahan. | Berlaku mulai 18 Oktober 2028 |
| Makanan, minuman, produk hasil penyembelihan, dan jasa penyembelihan dari usaha mikro dan kecil (UMKM). | Pasal 160 | Hingga 17 Oktober 2028 |
| Makanan impor, minuman, produk hewan buruan, dan jasa penyembelihan. | Pasal 160(3) | Berlaku mulai 18 Oktober 2028 |
| Obat tradisional, obat-obatan semu, dan suplemen kesehatan. | Pasal 161(1)(a) | Hingga 17 Oktober 2028 |
| Kosmetik, produk kimia, dan produk hasil rekayasa genetika. | Pasal 161(1)(d) | Hingga 17 Oktober 2028 |
| Barang bekas tertentu: pakaian, penutup kepala, aksesoris; perlengkapan kesehatan rumah tangga (PKRT), peralatan rumah tangga, perlengkapan ibadah Muslim, alat tulis, peralatan kantor; alat kesehatan berisiko Kelas A | Pasal 161(1)(e), (f), (g) | Hingga 17 Oktober 2028 |
Sumber: PP No. 42 Tahun 2024 sebagaimana telah diubah; Siaran Pers HM.02.04/361/SET.M.EKON.3/10/2026. Periode transisi berakhir pada 17 Oktober 2028, sehingga kewajiban berlaku mulai 18 Oktober 2028.
Apa yang dimaksud dengan “Layanan” di sini?
Berdasarkan klarifikasi Pemerintah, “jasa” berarti jasa pendukung seperti penyimpanan, distribusi, logistik, dan ritel. Restoran dan gerai makanan atau minuman tidak dikategorikan sebagai jasa berdasarkan ketentuan ini. Bisnis yang tidak yakin termasuk kategori mana sebaiknya meminta peninjauan klasifikasi.
Apa yang Tidak Berubah
Produsen makanan dan minuman menengah dan besar berada di luar perpanjangan ini; kewajiban mereka telah berlaku sejak 17 Oktober 2024. ANTARA melaporkan bahwa obat-obatan bebas dan obat bebas terbatas tetap berlaku hingga 17 Oktober 2029, dan obat resep selain psikotropika tetap berlaku hingga 17 Oktober 2034.
Produk Impor, MRA, dan Aturan BPJPH yang Dicabut
Impor makanan dan minuman ditunda hingga 18 Oktober 2028, dengan alasan pemerintah menyelesaikan pengaturan pengakuan timbal balik (MRA) untuk sertifikat halal. Pada 14 Oktober 2026, Indonesia telah 123 Perjanjian Pengakuan Bersama (MRA) dengan badan halal luar negeri di 43 negara, menurut Kementerian Koordinator.
Pemerintah juga berencana untuk mencabut Peraturan BPJPH No. 4 Tahun 2026 tentang Penjaminan Kesesuaian Halal Produk Impor yang Masuk ke Indonesia, dan menyesuaikan peraturan pelaksana lainnya. Importir harus mengharapkan pembaruan prosedural, sehingga strategi pengajuan yang didasarkan pada peraturan tersebut perlu ditinjau ulang.
Sertifikasi Halal Indonesia Setelah Penundaan: Apa yang Perlu Dipersiapkan
Waktu tambahan tersebut adalah jendela perencanaan, bukan pengecualian. Sertifikasi Halal Indonesia Masih mengikuti hukum yang sama; hanya tanggalnya yang berubah. Empat area persiapan perlu mendapat perhatian sekarang:
- Audit kesiapan (analisis kesenjangan): bahan-bahan, fasilitas, dan catatan ditinjau berdasarkan persyaratan halal.
- Penyusunan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH, Sistem Jaminan Produk Halal): prosedur dan dokumentasi internal.
- Penyesuaian rantai pasokan: dokumen halal pemasok, ditambah mitra penyimpanan, distribusi, dan logistik.
- Klasifikasi produk: memastikan baris tabel mana yang sesuai untuk setiap produk.
Langkah-langkah ini melibatkan pertimbangan regulasi, sehingga peninjauan oleh konsultan lebih aman daripada penilaian mandiri. Panduan kami tentang sertifikasi halal untuk suplemen, Sertifikasi halal Indonesia 2026 Dan berita sertifikasi halal Jelaskan tahapan-tahapannya, tetapi hal ini sudah ada sebelum amandemen ini, jadi bacalah tanggal-tanggalnya sesuai dengan itu.
Sertifikat Halal Indonesia: Siapa yang Harus Pindah Lebih Dulu?
Pemegang sertifikat halal Indonesia mendapatkan kepastian sebelum penegakan hukum dimulai. Prioritas bergantung pada profil Anda:
- Importir dan distributor makanan dan minuman: tanggal 18 Oktober 2028 bergantung pada perkembangan MRA dan peraturan pelaksanaan yang baru, jadi pemetaan lebih awal akan sangat membantu.
- Usaha mikro dan kecil di bidang makanan: SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis) menawarkan kuota 1,35 juta sertifikat, sesuai dengan Kementerian Koordinator.
- Merek kosmetik, suplemen, dan obat tradisional: tanggal 17 Oktober 2028 memberikan ruang untuk dokumentasi bahan dan pemasok.
- Penyedia layanan penyimpanan, logistik, dan ritel: kewajiban layanan berlaku mulai 18 Oktober 2028.
Manfaatkan Dua Tahun Tambahan Menjadi Keuntungan
Dua tahun lagi adalah waktu yang cukup lama, tetapi proses halal tidak akan memendek dengan sendirinya. Bisnis yang merencanakan produk, pemasok, dan logistik mereka sekarang akan dapat mencapai Oktober 2028 dengan tenang, alih-alih terburu-buru mengantre.
Product Registration Indonesia mendukung audit kesiapan, persiapan SJPH, dan pengajuan BPJPH, sehingga Anda menghindari kesalahan klasifikasi produk atau melewatkan tanggal. Pesan konsultasi Sertifikasi Halal Hubungi kami untuk memastikan tanggal mana yang berlaku untuk produk Anda.

